Ikatan Dokter Indonesia (IDI) - Wilayah DKI Jakarta

Tentang Kami

Mengenal Lebih Dekat Organisasi Profesi Kedokteran Terbesar di Indonesia

IDI Sejarah
Ikatan Dokter Indonesia

Wadah Tunggal Profesi Medis

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) adalah organisasi profesi kedokteran di Indonesia yang bertugas menaungi para dokter di seluruh Indonesia. Organisasi ini berafiliasi dengan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

VISI

Menciptakan Dokter Indonesia yang Beretika, Mandiri, Profesional, dan Menjunjung Tinggi kesejawatan.

MISI

  • Meningkatkan Nilai Etik, Kolegialitas, dan Kesejawatan Dokter Indonesia.
  • Mewujudkan Dokter Indonesia yang Tangguh, Profesional, dan Sejahtera.
  • Meningkatkan Budaya Riset dan Inovasi Ilmu Pengetahuan Kedokteran.
  • Mewujudkan IDI menjadi organisasi modern, professional, dan terbuka.
  • Mewujudkan Masyarakat Indonesia Sehat dan Bermartabat.

Lini Masa Sejarah IDI

1926
Perkumpulan Vereniging van Indische Artsen berubah namanya menjadi Vereniging Van Indonesische Genesjkundigen (VGI). Perubahan ini berlandaskan rasa nasionalisme dokter pribumi yang ingin mempersamakan kedudukan dengan dokter Belanda.
1940
VIG mengadakan kongres di Solo, menugaskan Prof. Bahder Djohan untuk memikirkan istilah baru dalam dunia kedokteran serta memperjuangkan kesetaraan gaji dokter pribumi.
30 Juli 1950
Atas usul Dr. Seno Sastromidjojo dibentuklah panitia Muktamar Dokter Warganegara Indonesia yang bertujuan mendirikan wadah representasi dokter Indonesia.
22-25 September 1950
Muktamar pertama IDI (MIDI) digelar di Deca Park Jakarta. Dr. Sarwono Prawirohardjo terpilih menjadi Ketua Umum IDI pertama.
2025
Muktamar XXXII di Mataram mengukuhkan DR. Dr. Slamet Budiarto, SH., MH.Kes sebagai Ketua Umum PB IDI Masa Bakti 2025-2028.